√ Jenis Vaksin Pada Kucing

Assalammualaikum Wr. Wb. Selamat pagi semua para pecinta kucing sedunia. Saya pengasuh kucing di website Rumahkucing.co.id yang akan membagi tips-tips pada kalian untuk merawat, kasih makan, kasih vitamin, memandikan dan-lain-lain. Nah, disini saya akan membagikan buat anda dirumah dengan pembahasan materi “Jenis Vaksin Pada Kucing“. Berikut dibawah ini penjelasan materinya, Check This Out…

Jenis-Vaksin-Pada-Kucing

Kucing rumahan membutuhkan vaksin seperti manusia ketika diimunisasi karena mereka bayi atau dewasa. Tujuannya, tentu saja, membuat kucing peliharaan kebal terhadap penyakit kucing yang berbahaya, teman.

Namun tidak jarang, pemilik kucing masih bingung tentang jenis vaksin untuk kucing.


Jenis Vaksin Pada Kucing

Berikut ini terdapat beberapa jenis vaksin pada kucing, terdiri atas:


1. Veline Panleukopenia Herpesvirus Calicivirus Vaksin (FVRCP / HCP)

Tujuan dari jenis vaksin ini pada kucing domestik adalah untuk menangkal beberapa penyakit kucing berbahaya yang sering mempengaruhi kucing domestik. Ini dilakukan ketika kucing telah berusia 3 hingga 4 mgg hingga 16 mgg, setelah itu akan melanjutkan setelah injeksi terakhir.

Selain itu, jenis vaksin ini diulang setiap 3 tahun pada kucing domestik. Vaksin jenis ini pada kucing rumahan dikatakan dapat mencegah penyakit tricat (panleukopenia, calicivirus, rhinotracheitis) / tetracat (panleu, badak, calici, juga klamidia).


2. Vaksin untuk melawan leukemia pada kucing

Vaksin jenis ini pada kucing domestik dianjurkan. Jika kucing peliharaan Anda sering berada di luar rumah, dokter hewan Anda merekomendasikan untuk memberikan kucing peliharaan jenis vaksin ini setahun sekali. Namun, jika kucing peliharaan hanya di rumah (di pintu), ini mungkin atau mungkin tidak terjadi.

Artikel Terkait:  √ Efek Samping Suntik Scabies Pada Kucing

3. Vaksin Tricat (untuk kucing peliharaan usia 8-10 mg)

Vaksin jenis ini pada kucing domestik berguna untuk melindungi kucing domestik dari penyakit kucing yang berbahaya. Panleukopenia kucing, rhinotracheitis kucing, dan calicivirus kucing. Sebelum melakukan vaksin jenis ini

Dengan kucing kesayangan ini, lebih baik melakukan pemeriksaan dokter hewan umum. Setelah jenis vaksin diberikan kepada kucing domestik, mereka diberi obat cacing.


4. Vaksin tetracat (untuk kucing peliharaan yang berusia 12 hingga 14 mg)

Jenis vaksin pada kucing peliharaan Manfaat tetracat meliputi: Menghindari penyakit kucing berbahaya Feline Panleucopenia, Feline Rhinotracheitis, Felina Calicivirus dan Clamydia. Nah, teman, jenis vaksin pada kucing peliharaan, pada kenyataannya, hampir sama dengan jenis vaksin pada kucing peliharaan trisat.

hanya saja fungsinya agak berbeda dari tricate. Tahap pemberian jenis vaksin ini pada kucing domestik kira-kira sama dengan yang ada di Tricat, tetapi jenis vaksin pada kucing domestik tidak menerima obat cacing ketika usia kucing domestik mencapai 12 minggu.


5. Vaksin rabies (untuk kucing peliharaan usia 20 mgg)

Jelas teman saya, jenis vaksin pada kucing rumah ini sebenarnya dimaksudkan untuk mencegah kucing peliharaan dari terkena rabies. Rabies tentu saja menyerang kekebalan kucing peliharaan dan mengirimkannya kepada siapa pun yang bersentuhan langsung dengan mereka, termasuk manusia. Jika kucing peliharaan Anda menderita rabies, gunakan sarung tangan sebisa mungkin untuk menjaga mereka dari air liur dan menggigit.


6. Fibrosarkoma terkait vaksin

Nah, sobat, vaksin ini seharusnya mencegah fibrosarcoma, tumor jaringan ikat yang bisa menyerang kucing.

  • Vaksin untuk mencegah alergi berbahaya terhadap penyakit atau vaksin lain

Tumor ini cenderung meluas ke jaringan di bawahnya. Menurut dokter hewan, insiden tumor ini pada kucing domestik meningkat. Beberapa di antaranya disebabkan oleh reaksi lokal terhadap jenis vaksin pada kucing domestik.

Artikel Terkait:  √ Arti Posisi Tidur Kucing

Meskipun tumor ini sering terdengar dari kehadirannya, kejadiannya memang sangat jarang. Prediksi terbaru dari insiden tumor ini adalah 1 dari 10.000 hingga 30.000 kucing jenis vaksin peliharaan, paling banyak tumor ini

terkait dengan jenis vaksin pada kucing peliharaan FeLV. Dokter hewan mencurigai bahwa penyebab tumor ini adalah respons abnormal terhadap jenis vaksin pada kucing domestik, kecenderungan genetik, dan infeksi virus lainnya.


  • Hadiah yang disarankan

Risiko vaksin pada kucing domestik yang terkait dengan fibrosarcomas memaksa dokter kucing domestik untuk memberikan vaksin pada kucing domestik. Hal ini menyebabkan rekomendasi bahwa kucing rumahan tidak terkena infeksi FeLV

Tidak perlu menjadi jenis vaksin pada kucing domestik untuk penyakit kucing berbahaya ini. Kucing peliharaan yang biasanya terpapar juga berisiko terinfeksi FeLV. Oleh karena itu, ada risiko tinggi mengembangkan sarkoma. Karena itu, jenis vaksin direkomendasikan untuk kucing peliharaan.


  • Efek samping sementara

Pembengkakan kecil, disertai rasa sakit, tidak jarang di daerah di mana kucing domestik divaksinasi pada kucing domestik. Gejala-gejala ini hilang dalam beberapa minggu. Jika masih belum hilang, ini dapat menyebabkan sarkoma, dan Anda juga harus menghubungi dokter hewan Anda. Jenis vaksin pada kucing rumah tangga yang berhubungan dengan sarkoma umumnya terjadi dengan gejala-gejala berikut.

  1. Benjolan yang terjadi pada kucing domestik lebih dari 3 bulan setelah jenis vaksin
  2. Diameternya biasanya lebih dari 2 cm
  3. Satu bulan setelah jenis vaksin pada kucing domestik, ukuran benjolan terus meningkat.

Jika gejala-gejala ini terjadi pada kucing peliharaan Anda, Anda harus berkonsultasi dengan dokter hewan Anda.

Nah, teman, sebagai informasi tambahan, ada hal lain yang perlu Anda ketahui tentang vaksin yang berkaitan dengan berapa lama vaksin dimulai:

Artikel Terkait:  √ Cara Menghilangkan Lem Pada Bulu Kucing

Jenis vaksin pada kucing domestik tidak secara langsung merangsang kekebalan, seperti halnya jenis vaksin pada kucing domestik. Ketika kucing peliharaan divaksinasi menjadi kucing peliharaan, antigen diidentifikasi dan ditanggapi dan diingatkan tentang sistem kekebalan kucing peliharaan.

Secara umum, perlindungan terhadap penyakit kucing berbahaya tidak dimulai sampai 5 hari setelah jenis vaksin pada kucing domestik. Perlindungan penuh biasanya terjadi pada hari ke-14. Dalam beberapa kasus, vaksin 2 kali / lebih pada kucing domestik

dengan interval beberapa minggu menawarkan perlindungan yang baik. Umumnya menawarkan vaksin hidup yang dimodifikasi serta vaksin pada kucing domestik. Jenis vaksin pada kucing domestik yang diberikan secara intranasal memberikan perlindungan lebih cepat.

Jadi penulis bisa menyampaikan, tidak lupa memberi teman kepada dokter hewan dan bertanya tentang vaksin agar kucing yang Anda pelihara bisa sembuh tanpa penyakit. Oke sobat, sampai jumpa di artikel selanjutnya, terima kasih.


Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “6 Jenis Vaksin Pada Kucing Wajib Diketahui

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!!


Baca Artikel Lainnya: